Posted by & filed under Berita Terkini.

Fenomena Crop Cicle belum lama
ini telah muncul di Kecamatan Berbah-Sleman, Piyungan-Bantul dan
Tegalrejo-Magelang.  Fenomena berbentuk lingkaran geometrik dan berada
di persawahan penduduk yang siap panen ini mengundang perhatian
masyarakat. Berbagai pihak telah menyampaikan pendapatnya mengenai
terbentuknya Crop Circle tersebut. 

Sekelompok masyarakat mengaitkan munculnya fenomena ini dengan
hal-hal bersifat mistik. Kelompok masyarakat lain, yang menamakan
dirinya Klub UFO Indonesia, menyatakan bahwa Crop Circle merupakan jejak Unidentified Fliying Object (UFO). Sementara itu, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
(LAPAN) berpendapat bahwa lingkaran geometrik tersebut buatan manusia.
Sedangkan Dr.Muhammad Nur, fisikawan Universitas Diponegoro,
menyatakan bahwa Crop Circle merupakan fenomena alam yang disebabkan oleh angin ion.

Berbagai pendapat tersebut menimbulkan kesimpang-siuran di masyarakat. Adanya dugaan bahwa Crop Circle sengaja dibuat oleh manusia membuat masyarakat resah dan ketakutan,
mengingat kepolisian menginterograsi para petani dan anggota masyarakat
lain yang diduga sebagai pembuat Crop Circle. Kondisi ini
mendorong Kepala Bagian Humas Pemkab Sleman Endah Sri Widiastuti
untuk mempersilakan para ahli dari berbagai disiplin ilmu segera
meneliti fenomena tersebut. Universitas Diponegoro melalui Unit
Pengembangan Penelitian dan Penerapan Sains – Teknologi (UP3ST)
Fakultas MIPA terpanggil untuk memfasilitasi kegiatan SEMINAR
NASIONAL yang bertujuan menghimpun dan mendiskusikan data-data ilmiah
yang telah dikumpulkan oleh berbagai pihak yang berkompeten. 
Harapannya, para pakar mempunyai kesepahaman tentang fenomena
tersebut dan menjawab keingintahuan masyarakat mengenai berbagai
fenomena alam yang mungkin terjadi. Serta secara keilmuan, data
saintifik yang telah dikumpulkan para pakar dapat terdokumentasi
dengan baik.

info lebih lanjut : http://semnas.mipa.undip.ac.id