Posted by & filed under Berita Terkini.

mipa.undip.ac.id.  Pemerintah Jerman dan Indonesia memperkuat kerjasma di
erbagai bidang mulai budaya, ilmu pengetahuan, teknologi hingga ekonomi.
Kerjasama  yang dirintis sejak 1958  hingga  1 Januari 2011, GTZ
atau Badan Kerjasama Teknis Jerman, DED (Dinas Pembangunan Jerman) dan InWEnt
(Dinas Pengembangan Kapasitas Internasional Jerman) bergabung dan melebur
menjadi GIZ (Deutsche Gesellschaft fur Internationale Zusammenarbeit).

Senior Adviser GIZ, Syahronu Ateng Syafrudin, Kamis (24/11) mengungkapkan tiga
bidang kerjasama antara lain fokus pada terciptanya pemerintahan yang baik
dengan obyek peningkatan desentralisasi pelayanan publik, perlindungan hak-hak
politik, ekonomi, dan sosial. Serta mendorong transparansi dan integritas
melalui informasi tentang strategi anti korupsi. Jerman dan Indonesia akan
menggelar Pekan Kerja Sama Jerman-Indonesia (Jerin) pada tanggal 28 November-2
Desember 2011 di Semarang, Jawa Tengah. Suparjono dari Regional Economic
Development (RED) GIZ Kantor Bappeda Jateng, Senin (21/11/2011), di Semarang,
menjelaskan, Jerin akan menampilkan banyak sekali aneka ragam hasil pembangunan
dari kerja sama kedua negara.

Jerman yang
sejak 1962 bekerja sama dengan Indonesia, fokus pada tiga hal yakni penguatan
jalannya pemerintahan yang baik, program pelestarian hutan dan upaya
pengurangan emisi, serta mendorong makin berkembangnya sektor wasta guna
menciptakan lapangan kerja.

Pameran akan
berlangsung di kompleks kampus Universitas Diponegoro, Pleburan, Semarang.