Posted by & filed under Berita Terkini.

mipa.undip.ac.id. Tidak terasa hari Natal tahun 2011 baru saja datang. Tetapi sayangnya Natal tidak dimengerti sebagai Natal yang sesungguhnya yang berpusat kepada KRISTUS. Bulan yang penuh berkah bagi umat Kristiani diseluruh penjuru dunia. Dalam bulan-bulan desember seperti ini, umat Kristiani dsibukan dengan persiapan menyambut kelahiran Messias Sang Juru Selamat. Rumah, mall jalanan, hotel dan perkantoran sudah mulai penuh dengan hiasan serba mewah dan meriah. Pohon Natal dengan lampu gemerlap bertebaran dimana-mana. Natal yang di rayakan pada tanggal 25 Desember 2011 ini adalah natal yang sangat berarti bagi sebagian besar umat kristiani, namun tidak banyak juga mereka yang mengetahui esensi hari natal sesungguhnya. Pakaian baru merupakan salah satu harga mati dan harus di lakukan, karena jika tidak menggunakan pakaian baru maka natal tidak akan terasa suasananya.
Namun bagi mereka yang tidak mampu menganggap natal adalah sesuatu hal yang sangat menyedihkan karena mereka tidak mampu menggunakan pakaian baru. Menjadi masalah yang klise memang hal tersebut, mari sekarang kita lebih tilik lagi arti natal sesungguhnya :
• Natal adalah hari dimana kita berbagai kasih di antara kita semua dan tidak mengenal ras, suku bangsa dan agama, karena Tuhan mengasihi setiap manusia yang telah diciptakannya tanpa mengenal ras dan hal – hal lainnya yang biasa di permasalahkan oleh manusia itu sendiri.
• Natal adalah mengimani setiap hal yang kita percayai dan harapkan, natal tidak mengenal kekayaan, siapa yang memiliki iman dialah yang akan mendapatkan semua hal yang di imani tentunya dengan berserah kepada Tuhan dan berusaha tanpa putus asa.
• Natal juga memiliki esensi kebersamaan dimana semua umat kristiani bersatu, bersama dan bergandengan tangan untuk berbagi kasih satu sama lain tanpa mengenal warna kulit, suku bangsa dan bahasa.
• Natal juga di katakan sebagai penggenapan janji Allah kepada umat – Nya, dimana semua umat yang percaya kepada – Nya memperoleh janji yang kekal.
• Natal dapat dikatakan sebuah jaminan yang kekal kepada mereka yang percaya kepada – Nya. Jaminan akan hidup yang selalu penuh ketaatan dan kasih.
• Natal juga mempunyai arti sebuah kemeriahan, dimana semua umat kristiani merayakan hari kelahiran Tuhan Yesus, lahir di dalam kehidupan mereka dan menjadi sama dengan manusia.
Nah, mumpung dalam rangka menyambut perayaan natal tahun 2011, saatnya kita introspeksi diri. Mencoba merenungkan kembali esensi awal kelahiran Kristus Sang Juru Selamat. Buat apa menghamburkan uang puluhan juta rupiah kalau hanya untuk kepentingan profan dan hedon semata. Saatnya yang tepat mereflesikan diri bahwa Natal bukanlah perayaan kemewahan, namun merupakan perayaan kesederhanaan. Sebuah perayaan Kasih untuk berbagi, untuk bersolidaritas dengan mereka yang lemah, miskin dan tersingkir. Dari pada uangnya digunakan untuk mermewah-mewah, mendingkan disumbangkan saja bagi mereka-meraka yang sedang dalam kondisi berkesusahan. Inilah makna Natal sesungguhnya. Selamat merayakan Natal.