Posted by & filed under Sains dan Teknologi.

Seorang warga tengah menunjukkan dampak serangan
ribuan belalang kembara di ladang tanaman jagung di Kelurahan Watunggene,
Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur,
Rabu (29/2/2012)

fsm.undip.ac.id. Upaya keras dari Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur
untuk membasmi hama belalang kembara (Locusta Migratoria Manilensis)
dilakukan dengan menyemprot telur-telur belalang di batang jagung. Petugas dari
Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai Timur sudah bekerja sejak beberapa halu
lalu. Mereka pun sudah menyalurkan obat-obatan pencegah hama belalang.

“Saya sudah lihat langsung di
lokasi, di pesisir pantai selatan Kabupaten Manggarai Timur di Kelurahan
Watunggene, Kecamatan Kota Komba tentang laporan masyarakat hama belalang,”
kata Wakil Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas saat dihubungi, Kamis
(1/3/2012).

Pemerintah Kabupaten Manggarai
Timur, kata Agas, sudah menyiapkan obat-obatan untuk menyemprot tanaman jagung.
“Ini termasuk bencana hama belalang yang menimpa masyarakat Manggarai Timur,”
ungkap Agas.

Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan
dan Peternakan Kabupaten Manggarai Timur, Donatus Datur menjelaskan, obat-obatan
sudah disalurkan kepada petani yang mengalami musibah. Tim penyemprotan hama
belalang di kebun petani di wilayah pesisir pantai selatan Kelurahan Watunggene
pun sudah melaksanakan penyemprotan. “Saya sudah turun ke lokasi bencana hama
belalang. Ini dikategorikan bencana hama belalang bagi petani sebab serangan
belalang kembara lebih dari lima hektar. Belalang menyerang jagung di usia 35
dan 55 hari setelah tanam,” jelasnya.

Datur mengaku sudah menempatkan petugas untuk
mengawasi dan memantau, serta melaporkan perkembangan bencana hama belalang
yang menimpa petani di Kelurahan Watunggene.


sumber : kompas.com