Posted by & filed under Sains dan Teknologi.

fsm.undip.ac.id.Sebuah website yang bertujuan melibatkan publik dalam
pencarian mahluk luar angkasa telah diluncurkan. Berdasarkan pengumuman pada
konferensi tentang teknologi, hiburan dan desain atau TED di Los Angeles,
website itu akan menyiarkan frekuensi radio yang ditransmisikan dari teleskop
Seti. Seti adalah akronim dari Search for Extraterrestrial Intelligence yang
berarti pencarian mahluk cerdas dari luar angkasa.

Data dari teleskop itu diharapkan
dapat memberikan petunjuk-petunjuk baru mengenai kehidupan di luar bumi. Seti
adalah tahap terbaru dalam upaya “memberdayakan mahluk bumi di mana saja
untuk aktif berpartisipasi dalam pencarian teman satu semesta.” Proyek
tersebut dijalankan oleh Dr Jillian Tarter, pemenang TED Prize 2009 dan
direktur dari Pusat Penelitian Seti. Ia mendedikasikan karirnya untuk mencari
tanda-tanda mahluk hidup di luar planet Bumi. Ia berharap Seti akan membantu
komunitas ilmuan dan ahli teknologi yang sudah lebih dulu terjun dalam riset
ini.

“Ada frekuensi yang kini
diabaikan oleh sistem deteksi sinyal otomatis kami karena jumlah sinyalnya
terlalu banyak,” kata Tarter.

“Sebagian besar diciptakan oleh
teknologi komunikasi dan hiburan di bumi tetapi dibalik suara-suara ini mungkin
ada sinyal dari teknologi yang berasal dari kejauhan bumi.

“Saya berharap ada sepasukan
sukarelawan yang dapat membantu kami mempelajari frekuensi-frekuensi yang
membingungkan mesin-mesin kami. Dengan cara ini kami akan memiliki kesempatan
untuk menindaklanjuti segera apa pun yang ditemukan oleh para sukarelawan.”

Petualangan
besar

Institut Seti dalam beberapa tahun
terakhir berjuang untuk bertahan dengan mengandalkan sumbangan dari masyarakat.
Beberapa diantaranya berasal dari mantan astronot Bill Anders, penulis fiksi sains
Larry Niven dan aktris Hollywood Jodie Foster.

Memberdayakan publik untuk
mengumpulkan data selama ini merupakan metode yang berguna bagi para ilmuan di
berbagai disiplin ilmu. Turut berkolaborasi di proyek Seti adalah Zooniverse,
rumah bagi sejumlah proyek sains publik terbesar dan tersukses di internet.

“Selama beberapa tahun
terakhir, kami menerima respon dari ratusan ribu orang untuk ambil bagian dalam
riset sains karena mereka menggunakan Zooniverse untuk mengklasifikasi galaksi,
mengeksplorasi bulan dan bahkan menemukan planet,” kata Chris Lintott,
penyidik senior Zooniverse.

“Dengan Setilive.org, kami
sangat senang bisa mengundang mereka ke petualangan besar ini.” (bbc/bbc)