Posted by & filed under Berita Terkini.

Dalam hitungan jam , kan tiba Ramadhan bulan suci. Selayaknya tamu istimewa, orang-orang mukmin patut mempersiapkan diri menyambutnya. Bagaimanamenyambut Ramadhan?

Menyambut Ramadhan dengan Gembira
Menyambut Ramadhan dengan hati gembira adalah sebuah keniscayaan. Jika tamu istimewa seperti calon besan atau calon mertua saja kita sambut sedemikian bahagia, tentunya Ramadhan lebih layak untuk disambut dengan kegembiraan yang lebih besar.

Menyambut Ramadhan dengan gembira akan menjadi mudah bagi mereka yang telah mengetahui keutamaan Ramadhan. Keutamaan Ramadhan bisa dibaca DI SINI.

Menyambut Ramadhan dengan Doa
Untuk lebih menguatkan diri dalam menyambut Ramadhan, serta agar keinginan kita dikabulkan oleh Allah, sebaiknya kita juga banyak berdoa agar dipertemukan dengan bulan Ramadhan. Coba kita perhatikan teman dan tetangga kita. Kita akan mendapati sebagian orang yang tahun lalu menikmati Ramadhan, tahun ini telah tiada. Demikian pula kita yang hari ini masih berupayamenyambut Ramadhan. Tidak ada jaminan kita akan bertemu dengan Ramadhan 1432 nanti.

Karena itulah sebagian ulama dan orang-orang salaf berdoa agar dipertemukan dengan Ramadhan.


اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِى رَجَبٍ وَشَعْبَانَ وَبَارِكْ لَنَا فِى رَمَضَانَ


Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban, serta berkahilah kami dalam bulan Ramadhan (HR. Ahmad, dhaif menurut Al Albani)


اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِى رَجَبَ وَ شَعْبَانَ وَ بَلِغْنَا رَمَضَانَ


Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban, serta pertemukanlah kami dengan bulan Ramadhan (HR. Al-Baihaqi dan Thabrani, dhaif menurut Al Albani)

Hadits di atas adalah dhaif. Karenanya ketika kita berdoa dengan hadits itu, kita tidak menyandarkannya secara pasti sebagai sunnah Rasulullah, namun hanya sebagai doa secara umum yang juga bisa diganti dengan doa lain termasuk dalam bahasa Indonesia. Yang penting intinya, kita berdoa dalam menyambut Ramadhan agar dipertemukan oleh-Nya.

Menyambut Ramadhan dengan Persiapan Ruhiyah, Fikriyah, Jasadiyah, dan Maliyah
Setelah kita memiliki kegembiraan dalam menyambut Ramadhan dan berdoa, persiapan menghadapi Ramadhan tidak kalah pentingnya. Persiapan itu meliputi empat hal; ruhiyah (ruhani, mental), fikriyah (ilmu), jasadiyah (fisik), dan maliyah (harta). Keempat aspek itu kita siapkan bukan hanya dalam dimensi pribadi namun juga dalam keluarga kita.