Posted by & filed under Sains dan Teknologi.

FSM UNDIP, Perkembangan internet dewasa ini meningkat sangat pesat, jumlah masyarakat pengguna internet semakin bertambah setiap tahun, dan kini tercatat seperlima dari total 247 juta penduduk di Indonesia menggunakan internet.

Internet sehat adalah menggunakan internet secara aman dan produktif sehingga tidak menjadi korban pihak-pihak tidak bertanggung jawab, serta tidak menjadi korban dari teknologi itu sendiri,” kata Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika Bidang Komunikasi dan Media Massa Henry Subiakto.

Penggunaan internet yang paling jamak ditemui adalah dengan mengakses situs jejaring sosial seperti: facebook dan twitter.

“Padahal, dari situs-situs jejaring sosial tersebut kerap ditemui sejumlah kasus yang merugikan masyarakat, misalnya penipuan hingga penculikan,” katanya.

Oleh karena itu, pengguna internet seharusnya tetap memperhatikan keamanan saat menggunakan internet, di antaranya adalah tidak memasang profil diri secara lengkap, melakukan pengamanan pada sistem internet yang dimiliki, tidak menyatakan ekspresi yang berlebihan.

“Apabila ada informasi di internet, sebaiknya tidak langsung mempercayainya begitu saja. Tetapi, harus di cek kebenarannya, apalagi akun yang digunakan anonim,” katanya.

Penggunaan internet yang sehat, juga termasuk tidak mengakses situs-situs pornografi yang bisa berpengaruh terhadap psikologi, terutama mahasiswa/i yang notabene masih labil.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring mengatakan, melalui kegiatan tersebut diharapkan para pelajar dan masyarakat tidak menggunakan internet untuk tujuan yang dilarang UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Ancaman hukumannya sangat berat, 12 tahun penjara. Selain itu juga melanggar aturan kesusilaan yang dianut masyarakat,” katanya.

Pelanggaran UU tersebut di antaranya adalah mengirimkan pornografi melalui telepon selular, email, situs, jejaring sosial, dan perangkat lain.

“Saat ini, Unit Pengelolaan dan Pelayanan Teknologi Informasi ( UP2TI ) Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro telah mengembangkan suatu DNS Content Filtering dengan nama Senopati DNS.

Senopati DNS adalah layanan DNS yang bebas digunakan oleh pengguna akhir atau penyedia jasa internet untuk mendapatkan akses internet bersih dan aman. Senopati DNS melakukan penapisan situs-situs yang mengandung konten negatif yang tidak sesuai dengan norma kesusilaan dan budaya Indonesia, seperti situs pornografi, spyware dan phising.

 

Dalam pengumpulan database, Senopati menggunakan beberapa metode :

  1. Mengambil database dari penyedia blacklist url.
  2. Pencarian manual oleh Tim Senopati
  3. Pencarian dengan metode cerdas dengan cara memanfaatkan domain-domain dari situs yang diakses oleh pengguna DNS Senopati kemudian diseleksi sesuai kata kunci yang Tim Senopati tentukan secara otomatis per harinya, metode ini memudahkan mengoleksi domain-domain dari situs yang dibuka melalui pencarian google.
  4. Sumbangan dari form pengaduan oleh pengguna Senopati DNS.

Metode-metode yang lebih efektif akan tetap terus kami kembangkan, untuk menambah database Senopati, sehingga makin memperkaya database yang ada.

info lebih lengkap silakan kunjungi portal Senopati di http://senopati.fsm.undip.ac.id