Posted by & filed under Berita Terkini.

fsm.undip.ac.id – Selasa, 26 Februari 2013 Fakultas Sains dan Matematika mengadakan Diskusi Proposal Penelitian FSM UNDIP. Acara tersebut dihadiri oleh dosen – dosen dan para pejabat di lingkungan FSM dengan pembicara : Dr. Muhammad Nur, DEA, Dr. Bambang Cahyono dan Dr. Heri Sutanto, Msi.

Pada kesempatan pertama Dr. Muhammad Nur, DEA yang pernah mendapatkan beberapa pendanaan penelitian Hibah Bersaing, RAPID dan Insentif SINAS memaparkan bahwa penghayatan baru dari Tridarma Perguruan Tinggi tidak hanya mendidik, meneliti untuk mendapatkan kum, akan tetapi bagaimana alih teknologi untuk masyarakat. Selain itu Dr. Muhammad Nur, DEA yang juga pendiri Dipotech dan Plasmatech mengatakan bahwa investasi IPTEK saat ini sudah cukup bagus, akan tetapi masih kurang strategis, untuk itu diperlukan inovasi agar meningkatkan daya saing karena di perguruan tinggi sudah memiliki modal Tri Darma Perguruan Tinggi. Lebih lanjut Dr. Muhammad Nur, DEA mengemukakan bahwa hasil penelitian dapat dimanfaatkan untuk pengayaan pendidikan dan pengajaran, penelitian ilmu baru melalui publikasi ilmiah dan pengabdian kepada masyarakat.

Pembicara selanjutnya adalah Dr. Bambang Cahyono yang juga sebagai ketua UP3ST FSM memaparkan pengalaman beliau sebagai reviewer proposal hibah kompetitif dan membagi pengalaman kiat – kiat penyusunan proposal hibah kompetitif. Dr. Bambang Cahyono yang telah banyak mendapatkan penelitian dari beberapa skim pendanaan seperti Hibah Kompetensi, Hibah Strategis Nasional dan saat ini beliau sedang mengerjakan penelitian MP3EI dengan dana dari Dikti. Selain itu Dr. Bambang Cahyono juga memberika kiat bagaimana menuangkan ide penelitian kedalam proposal penelitian dengan berbagai skim pendanaan yang ada, menurut beliau hal yang paling penting bagaimana proposal yang dibuat dapat menarik perhatian reviewer dan sesuai dengan skim pendanaannya. Dr. Bambang Cahyono juga memaparkan bahwa sekitar 70% – 80% proposal penelitian yang dibiayai oleh Kementrian Riset dan Teknologi melalui skim Insentif Riset SINAS karena 5 dari 7 proposal dari UNDIP berasal dari FSM, 25% – 40% proposal penelitian yang dibiayai oleh DIKTI dengan berbagai skim pendanaan. Disamping itu menurut Dr. Bambang Cahyono pada tahun 2012 FSM telah menyumbang 13 publikasi internasional, hal ini cukup menggembirakan namun kedepan masih perlu ditingkatkan lagi.

Pembicara terakhir Dr. Heri Sutanto, Msi yang merupakan peneliti muda dari Jurusan Fsika yang sukses dalam menggaet dana – dana penelitian baik yang dibiayai oleh Dikti maupun Kementrian Riset dan Teknologi melalui program Insentif Riset SINAS. Pada kesempatan tersebut Dr. Heri Sutanto, Msi memaparkan kiat – kiat dalam penyusunan proposal Insentif Riset SINAS. Acara tersebut mendapatkan atensi dari para dosen di lingkungan FSM dengan diskusi yang cukup menarik dari para peserta dan pembicara serta tempat duduk yang telah disediakan penuh terisi. Dalam diskusi tersebut diperoleh suatu kesepahaman perlunya inovasi dan sinergi atar bidang dalam penelitian di FSM. Hal ini membuktikan bahwa atmosfer penelitian di FSM semakin positif, sehingga kedepan akan banyak dana – dana penelitian yang dapat diakses melalui Program penelitian dari Dikti, Kementrian Riset dan Teknologi, dan dana – dana yang disediakan intitusi lainnya.