Posted by & filed under Berita Terkini, News, Sains dan Teknologi.

Hasil penelitian teknologi plasma yang dikembangkan Group Peneliti di Center for Plasma Research, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro  semakin dikenal masyarakat.  Dr. Muhammad Nur, DEA  sebagai pimpinan dari pusat penelitian tersebut bersama perwakilan dari PT. Dipo Technology, mendapat penghargaan dari Angkasa Pura II melalui Program Innovation Award  2015.  Tim Undip ini diberi penghargaan dalam Katagore Inisiasi Inovasi Tata Lingkungan dan Pengamanan Penumpang berbasis Teknologi Plasma.

fotok

 

Pusat penelitian yang dipimpin Nur telah menghasilkan banyakproduk salah satunya yang diikutkan dalam ajang penghargaan dari Angkasa Pura II tersebut. Proses penjaringan penerima penghargaan telah dimulai sejak bulan September 2014. Melalui sileksi panjang  akhirnya pada tanggal 13 Agustus 2015 diumumkan para penerima penghargaan.

Produk ini bekerja menyedot udara yang polusi udara    seperti asap, bakteri, jamur, virus. Polusi udara ini oleh system dalam alat akan didorongkan ke reaktor plasma. Dalam reactor, polusi udara dinetralkan dan mikroorganisme (nakteri, jamur, virus) dihilangkan. Udara yang keluar sudah sangat bersih. Jadi  bagi Angkasa Pura II, peralatan ini dapat dipasang di ruang khusus tempat merokok dan ruang tunggu untuk menjamin keselamatan penumpang sebagai perokok pasif dan keselamatan dari penularan penyakit antar Negara dan antar daerah.

Comments are closed.