PUSN FSM Undip Dorong Kepri Sebagai Penyedia Benih Ikan Kakap Putih

Tim Riset Penelitian Unggulan Strategis Nasional (PUSN), Fakultas Sains dan Matematika (FSM), Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, menjalin kerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kepri dan Koperasi Marine Agri Sejahtera, Kabupetan Bintan, Kabupaten Kepri.

Ketua Tim PUSN Undip 2019 Drs Sapto P Putro MSi PhD mengatakan, kerjasama ini dilakukan dalam rangka mengembangkan budidaya produktif berkelanjutan System Integrated Multi Trophic Aquaculture (IMTA) menggunakan produk inovatif Keramba Jaring Apung Bertingkat (KJAB) ramah lingkungan di Kabupaten Bintan.

Keramba apung model ini memanfaatkan teknologi Stratified Double Net Cage (SDFNC) berbasis Integrated Multi Trophic Aquaculture (IMTA). Dimana pembudidaya bisa mengembangbiakkan berbagai jenis ikan dengan sistem bertingkat ramah ekosistem.

Sapto mengemukakan karyanya telah memiliki hak paten. Dia menceritakan memakai alat ini sisa makanan ikan atau pelet yang tidak dikonsumsi biota laut di jaring atas akan dimanfaatkan ikan di jaring bawah. Model ini ampuh menurunkan tingkat sedimentasi materi organik dari pelet ikan, sehingga menjadi lebih ramah lingkungan

”Sehingga bisa menguatkan arah kebijakan propinsi untuk menjadikan Kepri sebagai salah satu penyedia benih ikan kakap putih terbesar se Indonesia. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Undip untuk terus memberikan solusi terbaik di masyarakat melalui aplikasi karya inovasi para penelitinya,” jelasnya.

Acara dilanjutkan dengan praktik langsung pengukuran kualitas air di area KJAB IMTA di teluk Seri Kuala Lobam.

Tim juga memberikan sumbangan tiga buah buku karya Sapto P Putro, tentang budidaya sistem IMTA untuk melengkapi kolekai perpuastakaan SMK setempat

Sapto yang juga Wakil Dekan IV ini juga hadir sebagai sebagai narasumber untuk memberi ceramah/kuliah umum tentang pengembangan budidaya produktif berkelanjitan menggunakan Keramba Jaring Apung sistem IMTA kepada taruna dan taruni SMK Perikanan Negeri 1 Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri Jumat dan Sabtu (27-28/4/2019).

Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun meminta kepada pengelola tambak ikan kakap putih yang telah mendapatkan benih ikan kakap putih agar dapat menjaga kualitas bibit-bibit unggul yang ada untuk terus dibudidayakan sehingga dapat berkembang dengan baik sehingga akan berdampak positif bagi kesejahteraan serta menjadikan pasar dunia perikanan.

Nurdin juga menyampaikan bahwa Pemerintah melalui Dinas Perikanan dan Kelautan sebagai teknis akan terus memberikan pembinaan dan bimbingan kepada kelompok dan pelaku budidaya ikan kakap putih.

Kemudian, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Edy Sopian menegaskan, dari penebaran bibit ikan tersebut diharapkan dapat terus berjalan berkesinambungan serta dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, serta menjaga lingkungan agar terus terawat dengan baik.

 

sumber: jatengdaily, batampost