FSM Meraih Dua Medali Emas Dan Tiga Medali Perak di PIMNAS ke-38

Semarang, 28 November 2025 – Mahasiswa Fakultas Sains dan Matematika (FSM) Universitas Diponegoro turut mengantarkan UNDIP mencatatkan prestasi gemilang pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-38 di Universitas Hasanuddin, Makassar. Dari total 14 medali yang diraih UNDIP dan mengantarkan universitas melesat ke peringkat 4 nasional, mahasiswa FSM menyumbang dua medali emas dan tiga medali perak melalui tiga tim yang berhasil menjadi juara pada berbagai skema Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).

Secara keseluruhan, UNDIP memboyong 3 emas, 1 perak, dan 3 perunggu untuk kategori poster serta 1 emas, 4 perak, dan 2 perunggu untuk kategori presentasi. Capaian ini sekaligus menandai lompatan signifikan dibandingkan PIMNAS tahun sebelumnya, ketika UNDIP berada di posisi 27. Kontribusi tiga tim dengan ketua dari FSM—pada skema PKM-K dan PKM-RE—menjadi bagian penting dari raihan medali tersebut dan menunjukkan kekuatan kolaborasi lintas disiplin di kalangan mahasiswa UNDIP.

Pada skema PKM Kewirausahaan (PKM-K), tim yang diketuai Bayu Saputra (FSM) melalui karya berjudul “Chitoma: Inovasi Bisnis Edible Coating Berbasis Kulit Udang dan Kunyit untuk Mengatasi Food Loss dan Food Waste” berhasil meraih dua medali emas sekaligus, masing-masing untuk kategori presentasi dan poster. Tim ini beranggotakan Velin Yohanita (Fakultas Ekonomika dan Bisnis), Salik Bahrudin (FSM), Siti Sofia Ranti (Fakultas Peternakan dan Pertanian), serta Argitta Nova Triana (Fakultas Kedokteran), dengan pendampingan dari Nor Basid Adiwibawa Prasetya, S.Si., M.Sc., Ph.D. (FSM). Keberhasilan tim Chitoma menunjukkan bahwa inovasi sains yang dikombinasikan dengan perspektif bisnis dapat menawarkan solusi konkret terhadap isu pangan berkelanjutan.

Dari skema PKM Penelitian Eksakta (PKM-RE), tim yang diketuai Ersha Dwi Ariwijayanti (FSM) juga mencatat prestasi membanggakan. Melalui riset bertajuk “Sintesis TiO₂/Graphene Quantum Dots Limbah Ampas Tebu untuk Degradasi Methyl Violet dengan Metode Fotokatalitik”, tim ini meraih medali perak untuk kategori presentasi. Tim Ersha diperkuat oleh Gian Pasha Dwitama, Filzah Riva Irdina, Fakhrur Arbiansyah, dan Andrea Puspaningrum Mulyanto (seluruhnya dari FSM), dengan bimbingan Nor Basid Adiwibawa Prasetya, S.Si., M.Sc., Ph.D. Riset ini menegaskan peran FSM dalam pengembangan material maju dan teknologi ramah lingkungan untuk penanganan limbah.

Prestasi FSM semakin lengkap dengan keberhasilan tim PKM-RE yang diketuai Nur Hadina Br Purba (FSM) yang mengangkat penelitian pengembangan agen nano-teranostik untuk diagnosis dan terapi kanker serviks. Tim ini meraih dua medali perak sekaligus untuk kategori presentasi dan poster. Dalam tim tersebut, Nur Hadina didukung oleh Rizka Amalia dan Zahra Cahyani Aprilika (FSM), serta Ihdina Ila Firdausy Susanto (Fakultas Kedokteran), dengan pendampingan Prof. Dr. Heri Sutanto, S.Si., M.Si., F.Med. (FSM). Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana kekuatan sains dasar di FSM dapat terhubung langsung dengan bidang kesehatan dan kedokteran.

Secara keseluruhan, sebanyak 10 mahasiswa FSM terlibat sebagai ketua maupun anggota tim peraih medali di PIMNAS ke-38, didampingi oleh dosen-dosen pembimbing yang aktif mengarahkan penguatan ide, riset, hingga strategi presentasi. Keterlibatan mereka dalam tim lintas fakultas mencerminkan karakter PKM sebagai wahana kolaborasi multidisiplin yang menuntut kemampuan akademik, kreativitas, sekaligus soft skills.

Pimpinan FSM menyampaikan apresiasi atas kerja keras para mahasiswa dan dosen pendamping yang telah berjuang sejak tahap pengusulan, pendanaan, hingga final PIMNAS. Capaian dua medali emas dan tiga medali perak dari tiga tim dengan ketua mahasiswa FSM ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lain untuk aktif dalam PKM dan kompetisi ilmiah nasional. FSM UNDIP akan terus memperkuat pembinaan riset mahasiswa, pendampingan proposal, serta ekosistem akademik yang mendukung lahirnya karya-karya inovatif yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.