Mahasiswa Informatika FSM UNDIP Ikuti Perkuliahan dan Idea Competition di Universiti Malaysia Sabah

Fakultas Sains dan Matematika (FSM) Universitas Diponegoro melalui Departemen Informatika berhasil menyelenggarakan program Student Mobility periode 2025/2026 yang dilaksanakan di Universiti Malaysia Sabah (UMS). Program ini berlangsung selama tiga bulan, mulai Oktober hingga Desember 2025, sebagai bagian dari upaya FSM UNDIP dalam mendorong internasionalisasi pendidikan dan penguatan kompetensi global mahasiswa.

Pada periode ini, sebanyak lima mahasiswa Program Studi Informatika FSM UNDIP terpilih untuk mengikuti kegiatan akademik dan budaya secara langsung di lingkungan Universiti Malaysia Sabah. Kelima mahasiswa tersebut adalah Keisya Intan Nabila (24060122130063), Qun Alfadrian Setyowahyu Putro (24060122130072), Rachmad Rifa’i (24060122120014), Pujiani Rahayu Agustin (24060122130067), dan Aryela Rachma Davina (24060122140174). Program Student Mobility ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar lintas negara sekaligus memperluas wawasan mahasiswa terhadap sistem pendidikan dan budaya akademik internasional.

Selama pelaksanaan program, mahasiswa mengikuti kegiatan perkuliahan reguler bersama mahasiswa lokal dan internasional UMS. Proses pembelajaran meliputi penyampaian materi teori, studi kasus, diskusi kelompok, hingga penyusunan tugas mata kuliah. Keterlibatan aktif dalam kelas internasional tersebut memberikan pengalaman akademik yang berbeda serta mendorong mahasiswa untuk melihat permasalahan global dari sudut pandang yang lebih luas dan multikultural.

Selain kegiatan perkuliahan, mahasiswa FSM UNDIP juga berpartisipasi dalam idea competition yang diselenggarakan oleh pihak UMS. Kompetisi ini menjadi wadah bagi peserta untuk mengembangkan dan mempresentasikan gagasan inovatif dalam menyelesaikan permasalahan berbasis teknologi dan sosial. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dilatih untuk berpikir kritis, bekerja dalam tim, serta menyampaikan ide secara profesional di tingkat internasional.

Program ini juga dilengkapi dengan kegiatan sharing culture antara mahasiswa Universitas Diponegoro dan mahasiswa Universiti Malaysia Sabah. Kegiatan ini mencakup pertukaran informasi mengenai kehidupan kampus, aktivitas kemahasiswaan, hingga kebiasaan sehari-hari. Interaksi tersebut membantu mahasiswa FSM UNDIP memahami lingkungan sosial dan budaya setempat, sekaligus mempererat hubungan antar mahasiswa dari kedua institusi.

Selama berada di UMS, para peserta turut mengikuti berbagai seminar tematik yang diselenggarakan oleh fakultas dan pusat riset. Seminar-seminar tersebut membahas topik seperti perkembangan teknologi terkini, inovasi digital, pengembangan diri, serta dinamika pendidikan tinggi di tingkat global. Partisipasi dalam kegiatan ini memberikan tambahan wawasan akademik sekaligus memperluas jejaring profesional mahasiswa dengan dosen, peneliti, dan praktisi.

Secara keseluruhan, pelaksanaan program Student Mobility FSM UNDIP di Universiti Malaysia Sabah berjalan dengan lancar dan memperoleh respons positif dari para peserta. Mahasiswa menyampaikan bahwa pengalaman selama mengikuti program ini tidak hanya meningkatkan pemahaman akademik, tetapi juga mengasah soft skills seperti komunikasi, kolaborasi, manajemen waktu, serta kemampuan beradaptasi di lingkungan baru. Pengalaman belajar dan tinggal di luar negeri ini diharapkan dapat membekali mahasiswa FSM UNDIP dengan global mindset dalam menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan.

Sebagai fakultas yang terus berkomitmen pada penguatan mutu dan daya saing global, FSM UNDIP senantiasa mendorong pelaksanaan program-program internasional seperti Student Mobility. Melalui kegiatan ini, FSM UNDIP berharap dapat mencetak lulusan yang unggul secara akademik, adaptif terhadap perubahan global, serta memiliki wawasan internasional yang kuat untuk berkontribusi di tingkat nasional maupun internasional.