Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro kembali menunjukkan kiprah internasional melalui partisipasi Prof. Dr. Tri Retnaningsih Soeprobowati sebagai pembicara dalam Workshop on Strengthening the Participatory Ecosystem Services Shared Value Assessment (PESSVA) for Integrated Lake and River Basin Management in Malaysia. Kegiatan ini diselenggarakan pada 12 Februari 2026 di Wyndham Grand Bangsar, Kuala Lumpur, Malaysia, dan diikuti oleh akademisi serta pakar pengelolaan danau dari berbagai negara.
Workshop ini merupakan kolaborasi International Lake Environment Committee (ILEC) dan Universiti Malaya yang bertujuan memperkuat kerangka PESSVA sebagai pendekatan partisipatif dalam pengelolaan terpadu danau serta daerah aliran sungai. Forum ini menjadi wadah berbagi pengalaman dan pengembangan strategi berbasis sains untuk mendukung pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan di kawasan Asia.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Tri Retnaningsih menyampaikan presentasi berjudul “Lake Rawapening, Indonesia: Ecosystem Services and Key Challenges.” Materi ini menyoroti peran strategis Danau Rawapening sebagai ekosistem air tawar semi-alami di Jawa Tengah yang mendukung perikanan, pertanian, ketahanan air, hingga kesejahteraan masyarakat. Danau ini juga memiliki nilai penting sebagai habitat keanekaragaman hayati serta potensi pengembangan ekowisata.
Selain menampilkan potensi dan layanan ekosistem, presentasi juga mengangkat berbagai tantangan serius yang dihadapi Danau Rawapening. Permasalahan eutrofikasi, sedimentasi, serta invasi eceng gondok menjadi isu utama yang berdampak pada kualitas air, keanekaragaman hayati, hingga produktivitas perikanan. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya pendekatan terpadu yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Melalui pendekatan Participatory Ecosystem Services Shared Value Assessment (PESSVA), Prof. Tri menekankan pentingnya integrasi ilmu pengetahuan, teknologi, serta partisipasi masyarakat dalam merumuskan solusi pengelolaan danau yang berkelanjutan. Pendekatan ini menggabungkan pengetahuan lokal, data ilmiah, serta pemetaan spasial untuk menghasilkan keputusan berbasis bukti dan kolaboratif.
Partisipasi FSM UNDIP dalam forum internasional ini menegaskan komitmen fakultas dalam memperkuat kolaborasi global, mengembangkan riset lingkungan, serta memberikan kontribusi nyata bagi upaya pelestarian ekosistem dan pengelolaan sumber daya air berkelanjutan di tingkat regional maupun internasional.