Mahasiswa Biologi FSM UNDIP Presentasikan Riset Mikroplastik pada ICFN 2026 di Malaysia

Dua mahasiswa Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Matematika (FSM) Universitas Diponegoro, Rhania Rifda Alyananda dan Vionina Rezvira Althaf, berpartisipasi dalam 9th International Conference of Food and Nutrition (ICFN 2026) yang diselenggarakan pada 29–30 Mei 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Konferensi internasional yang dilaksanakan secara hibrida tersebut mempertemukan peneliti, akademisi, mahasiswa, dan profesional dari berbagai negara. Kegiatan ini menjadi wadah untuk bertukar pengetahuan, mempresentasikan hasil penelitian, serta memperluas peluang kolaborasi dalam bidang pangan, nutrisi, lingkungan, dan kesehatan global.

Dalam konferensi tersebut, Rhania Rifda Alyananda mempresentasikan penelitian berjudul “Size-Dependent and Organ-Specific Microplastic Accumulation in Caught Fish Market at the Fish Auction Site in Jepara, Central Java, Indonesia”. Penelitian ini mengkaji jumlah, ukuran, dan distribusi mikroplastik pada organ ikan tangkap yang dipasarkan di Tempat Pelelangan Ikan di Jepara, Jawa Tengah.

Hasil penelitian tersebut menyoroti potensi dampak pencemaran sampah plastik terhadap organisme perairan dan keamanan pangan. Penelitian ini juga menunjukkan pentingnya penguatan regulasi serta pengelolaan penggunaan plastik di Indonesia untuk mengurangi risiko masuknya mikroplastik ke dalam rantai makanan.

Sementara itu, Vionina Rezvira Althaf mempresentasikan penelitian berjudul “Spatial and Species-Specific Variation in Microplastic Accumulation in Bivalves from Karimun Coastal Waters, Indonesia”. Penelitian tersebut membahas variasi akumulasi mikroplastik pada beberapa jenis bivalvia berdasarkan spesies dan lokasi pengambilan sampel di perairan pesisir Karimun.

Kajian yang dilakukan Vionina diharapkan dapat memberikan informasi ilmiah mengenai tingkat pencemaran mikroplastik di wilayah pesisir Karimun. Informasi tersebut dapat digunakan sebagai dasar untuk merumuskan langkah mitigasi dan pengelolaan lingkungan pesisir yang lebih efektif dan berkelanjutan.

ICFN 2026 mengangkat tema “Innovative Food Systems and Sustainable Nutrition for Global Health”. Tema tersebut menekankan pentingnya integrasi ilmu pengetahuan, teknologi, kebijakan, dan keterlibatan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan global dalam produksi dan distribusi pangan, pemenuhan nutrisi, serta perlindungan kesehatan manusia.

Penyelenggaraan konferensi ini turut berkolaborasi dengan Center of Marine Ecology and Biomonitoring for Sustainable Aquaculture (Ce-MEBSA) Universitas Diponegoro dan IFERP Academy–Malaysia Society. Kolaborasi tersebut membuka ruang yang lebih luas bagi pertukaran gagasan dan pengembangan kerja sama penelitian pada tingkat internasional.

Partisipasi Rhania Rifda Alyananda dan Vionina Rezvira Althaf dalam ICFN 2026 turut berkontribusi dalam memperkuat jejaring akademik internasional Universitas Diponegoro. Penelitian yang dipresentasikan juga memiliki relevansi terhadap upaya menjaga kualitas lingkungan perairan, meningkatkan keamanan pangan, dan melindungi kesehatan manusia dari risiko pencemaran mikroplastik.

Keikutsertaan mahasiswa FSM UNDIP dalam forum internasional ini merupakan salah satu bentuk komitmen Universitas Diponegoro dalam mendukung program internasionalisasi melalui penguatan jejaring akademik global, peningkatan kualitas pendidikan dan penelitian, serta pengembangan pengalaman belajar mahasiswa di lingkungan internasional.