Dunia data terus berkembang dan membuka peluang bagi siapa saja yang mau belajar serta mengembangkan kompetensinya. Hal tersebut tercermin dari perjalanan Dhea Dewanti, alumni Program Studi S1 Statistika Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro (FSM UNDIP) angkatan 2016 yang hingga kini terus berkarya di bidang statistika dan data, bahkan setelah menetap di Lyon, Prancis. Saat ini, beliau berkontribusi sebagai Tutor Online Universitas Terbuka, sekaligus aktif menjadi mentor, trainer, dan penulis di bidang data.
Perjalanan karier Dhea dimulai bahkan sebelum prosesi wisuda. Sambil menunggu ijazah diterbitkan pada tahun 2020, beliau mengikuti Bootcamp Data Scientist di IYKRA. Pengalaman tersebut menjadi langkah awal yang membuka kesempatan berkarier sebagai Data Scientist di PT Metrodata Electronics Tbk. Dari sana, beliau semakin yakin untuk menekuni bidang data dan terus mengembangkan kompetensi yang dimiliki.

Keinginan untuk memperdalam ilmu membawanya melanjutkan studi Magister Statistika dan Sains Data di IPB University pada tahun 2022 melalui beasiswa LPDP. Setelah menyelesaikan pendidikan magister dengan predikat Cum Laude dan IPK sempurna 4,00, beliau sempat berkarier sebagai Data Analis di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta. Pada akhir tahun 2025, beliau memutuskan pindah ke Lyon, Prancis, mengikuti sang suami yang menjalani karier sebagai peneliti. Meski kini berdomisili di luar negeri, Dhea tetap aktif mengajar sebagai tutor daring di Universitas Terbuka dan terus berkontribusi bagi pengembangan talenta data di Indonesia.
Sejak tahun 2020, beliau juga aktif menjadi mentor dan trainer bagi calon Data Analyst maupun Data Scientist di berbagai bootcamp, seperti Exsight, Pacmann, Datatribe, dan Halotech. Selain memberikan pelatihan di berbagai kementerian, beliau juga kerap menjadi narasumber pada berbagai kanal edukasi serta mengelola Exsight.id, sebuah platform yang memuat artikel mengenai statistika dan data.
“Saya percaya bahwa belajar tidak berhenti setelah lulus kuliah. Di mana pun berada, kita tetap bisa terus berbagi ilmu dan memberikan manfaat. Dunia data berkembang sangat cepat, sehingga kita juga harus terus belajar agar dapat mengikuti perkembangannya,” ungkap beliau.

Selama perjalanan akademik maupun profesional, Dhea berhasil menorehkan berbagai prestasi. Beliau merupakan penerima Dean Award sebagai Lulusan Terbaik FSM UNDIP periode Mei 2020, penerima beasiswa PPA saat menempuh pendidikan sarjana dan LPDP saat melanjutkan studi magister, serta lulus Magister Statistika dan Sains Data dengan predikat Cum Laude dan IPK 4,00. Selain itu, beliau juga memperoleh beberapa Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) atas program komputer yang dikembangkan bersama dosen, meraih Sertifikasi Associate Data Scientist dari BNSP, menjadi Best Graduate pada pelatihan ADS Komdigi tahun 2026, aktif menulis artikel ilmiah dan buku di bidang statistika, serta memenangkan berbagai kompetisi statistika tingkat nasional.
Menurut beliau, pengalaman selama menempuh pendidikan di FSM UNDIP menjadi bekal yang sangat berharga dalam membangun karier. Peminatan komputasi, pengalaman sebagai asisten dosen dan asisten praktikum, serta keterlibatan di Statistics Center sebagai Manajer Divisi Data Analis memberikan kesempatan untuk mengasah kemampuan teknis sekaligus kemampuan komunikasi. Melalui berbagai kegiatan tersebut, beliau tidak hanya belajar mengolah data, tetapi juga memberikan pelatihan, konsultasi, dan pendampingan analisis data kepada mahasiswa maupun masyarakat. Dukungan dosen dan fakultas dalam mengikuti berbagai kompetisi juga menjadi salah satu faktor yang mendorong perkembangan kompetensinya hingga saat ini.
“Jangan ragu untuk mengeksplorasi diri. Cobalah hal-hal baru, bangun relasi, ikuti organisasi, kompetisi, penelitian, maupun magang. Tidak semua pengalaman akan langsung berhasil, tetapi setiap proses akan membantu kita menemukan potensi terbaik dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja. Manfaatkan masa kuliah sebaik mungkin, karena kesempatan untuk belajar dan mencoba tidak akan datang dua kali dengan cara yang sama,” pesannya kepada mahasiswa FSM UNDIP.
Perjalanan Dhea Dewanti menunjukkan bahwa semangat belajar, keberanian mengambil peluang, dan kemauan untuk terus berbagi ilmu mampu membuka jalan menuju berbagai kesempatan, bahkan hingga tingkat internasional. Berbekal fondasi keilmuan yang kuat, beliau membuktikan bahwa lulusan Statistika FSM UNDIP dapat terus memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan sumber daya manusia Indonesia, di mana pun berada.
Semoga perjalanan dan prestasi Dhea Dewanti dapat menginspirasi seluruh mahasiswa FSM UNDIP untuk terus mengembangkan kompetensi, berani mencoba berbagai peluang, serta tidak pernah berhenti belajar agar mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan dunia profesional.