Fakultas Sains dan Matematika (FSM) Universitas Diponegoro (UNDIP) melalui Tim Pengabdian Masyarakat bersama alumni menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Bandeng Cabut Duri bagi santri Pondok Pesantren Progresif Fathimah Al-Amin pada Sabtu, 11 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada peningkatan keterampilan dan pemberdayaan santri.
Pelatihan ini didukung oleh program pendanaan Equity World Class University UNDIP serta melibatkan kolaborasi dengan alumni FSM UNDIP dan mitra usaha, Bandeng Kingdom Semarang. Kegiatan ini turut dihadiri oleh dosen Departemen Kimia FSM UNDIP, yaitu Prof. Yayuk Astuti, S.Si., Ph.D., Prof. Adi Darmawan, S.Si., M.Si., Ph.D., serta Muhammad Badrul Huda, S.Si., M.Sc., yang memberikan dukungan akademik dalam pelaksanaan kegiatan.
Selain itu, keterlibatan alumni FSM UNDIP juga menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Ratih Rizki Nirwana, S.Si., alumni Kimia angkatan 1999 yang saat ini merupakan dosen Kimia di UIN Walisongo Semarang sekaligus pengelola Pondok Pesantren Progresif Fathimah Al-Amin, turut berperan dalam menjembatani pelaksanaan kegiatan di lingkungan pesantren. Sementara itu, Farida, alumni angkatan 1994 yang merupakan pemilik Bandeng Kingdom Semarang, hadir sebagai mitra praktisi yang membagikan pengalaman langsung dalam pengolahan produk bandeng bernilai ekonomi.


Dalam pelaksanaannya, para santri mendapatkan pembelajaran sekaligus praktik langsung mengenai teknik pencabutan duri ikan bandeng menggunakan alat sederhana seperti pinset. Proses ini dilakukan dengan ketelitian agar daging ikan tetap utuh, sehingga menghasilkan produk bandeng cabut duri yang lebih aman dikonsumsi dan memiliki nilai tambah secara ekonomi.
Selain keterampilan teknis, peserta juga memperoleh wawasan mengenai peluang usaha berbasis olahan hasil perikanan. Bandeng sebagai komoditas yang banyak dibudidayakan di Indonesia memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk unggulan, sehingga diharapkan mampu menjadi bekal kemandirian ekonomi bagi para santri.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan pendekatan praktik langsung, yang mendorong peserta untuk aktif mencoba setiap tahapan proses. Antusiasme santri terlihat dari keterlibatan mereka selama kegiatan, mulai dari persiapan hingga hasil akhir, yang menunjukkan minat tinggi dalam mengembangkan keterampilan baru yang aplikatif.
Melalui kegiatan ini, FSM UNDIP berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya di lingkungan pesantren. Kolaborasi antara dosen, alumni, dan mitra usaha ini juga diharapkan dapat terus berkembang, sehingga menghadirkan program pengabdian yang berkelanjutan dan memberikan dampak luas bagi masyarakat.