Departemen Informatika, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro menyelenggarakan Summer Course 2026 bertajuk “Code the Future: AI, Blockchain & Cybersecurity”pada 18 sampai 23 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperluas wawasan mahasiswa terhadap perkembangan teknologi masa depan, khususnya pada bidang kecerdasan buatan, blockchain, dan keamanan siber.
Program ini dilaksanakan secara hybrid, yaitu secara luring di lingkungan Departemen Informatika UNDIP dan secara daring melalui Zoom. Kegiatan ini dikoordinasikan olehHenri Tantyoko, S.Kom., M.Kom.selaku PIC Summer Course. Melalui format tersebut, peserta dapat mengikuti kegiatan secara lebih fleksibel, baik yang hadir langsung di kampus maupun yang bergabung dari lokasi lain. Selama program berlangsung, peserta tidak hanya memperoleh materi dari para pembicara, tetapi juga terlibat dalam aktivitas berbasis proyek dan presentasi akhir.
Rangkaian kegiatan diawali pada Senin, 18 Mei 2026, dengan pembukaan Summer Course yang menghadirkan Dr.Eng. Adi Wibowo selaku Vice Dean 2 Human Resources Faculty Science and Mathematics. Setelah sesi pembukaan, peserta mengikuti materi “Building Trust with Stellar: Blockchain for Secure Applications” yang disampaikan oleh Indra Mahesa, S.Kom., Blockchain Specialist dari RiseIn Indonesia. Materi ini memberikan pemahaman awal mengenai bagaimana teknologi blockchain dapat digunakan untuk membangun aplikasi yang aman, transparan, dan terpercaya.
Pada hari kedua, Selasa, 19 Mei 2026, kegiatan berlanjut dengan pembahasan mengenai tren keamanan siber di dunia industri. Sesi “Cybersecurity Trends in Industry: From Threats to Defense Strategies” disampaikan oleh Ian Agung Prakoso, Cybersecurity Specialist dari PT LEN Industry. Melalui sesi ini, peserta diajak memahami berbagai ancaman keamanan digital serta strategi pertahanan yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

Masih pada hari yang sama, peserta juga mengikuti sesi “AI-Driven DevSecOps Lifecycle: Building Secure-by-Design Software from the Start” bersama Heru Permana, AI Specialist dari PT LEN Industry. Materi ini menekankan pentingnya integrasi kecerdasan buatan dan keamanan sejak tahap awal pengembangan perangkat lunak, sehingga sistem yang dibangun tidak hanya fungsional, tetapi juga aman sejak proses perancangannya.
Pada hari ketiga, Rabu, 20 Mei 2026, peserta mendapatkan perspektif akademik internasional melalui sesi “Ethical AI in Cybersecurity: Social Media Context” yang disampaikan oleh Dr. Suaini binti Sura, Lecturer dari Universiti Malaysia Sabah. Selanjutnya, Prof. Donna Acula dari University of Santo Tomas menyampaikan materi “AI-Powered Intelligent Systems: Bridging Research and Applications”, yang menekankan hubungan antara riset kecerdasan buatan dan penerapannya dalam berbagai bidang.
Kegiatan Summer Course ini diharapkan dapat menjadi ruang belajar internasional yang mempertemukan mahasiswa, akademisi, dan praktisi industri. Selain memperoleh sertifikat, peserta juga mendapatkan pengalaman belajar berbasis proyek, kesempatan berdiskusi, serta jejaring akademik dan profesional yang lebih luas.
Harapannya, setelah mengikuti kegiatan ini, peserta mampu memahami perkembangan teknologi mutakhir secara lebih komprehensif dan terdorong untuk berkontribusi dalam pengembangan solusi digital yang aman, inovatif, dan bermanfaat bagi masyarakat. Summer Course 2026 bukan hanya menjadi agenda akademik, tetapi juga bagian dari upaya Departemen Informatika UNDIP dalam menyiapkan generasi muda untuk menghadapi tantangan teknologi masa depan.